Selamat Datang di Website Blog Budiman Prastyo

Etnodrink: Menciptakan Inovasi Jamu Halal Tanpa Pengawet

Etnodrink: Menciptakan Inovasi Jamu Halal Tanpa Pengawet

Saya bersama ayah saya, Triyono bin Joyokartono, membangun sebuah UMKM minuman tradisional bernama Etnodrink, yang berfokus pada pelestarian dan modernisasi jamu khas Indonesia. Perjalanan ini bermula dari keinginan saya untuk membawa resep keluarga ke level yang lebih profesional dan relevan dengan kebutuhan pasar masa kini. Namun, langkah awal tidaklah mudah. Ketika saya mengusulkan inovasi packaging dan pengurusan sertifikasi halal, ayah saya sempat menolak karena menganggap proses tersebut rumit dan melelahkan. Beliau sudah puluhan tahun membuat jamu secara tradisional, sehingga perubahan ke arah yang lebih formal bukanlah hal yang mudah untuk diterima.

 

 

Gambar 1. Sertifikat halal Etnodrink dari BPJH 

Meski begitu, saya terus meyakinkan beliau bahwa inovasi bukan hanya tentang mempercantik tampilan produk, tetapi juga tentang memberi rasa aman, nilai tambah, dan identitas yang kuat bagi konsumen. Saya merancang konsep kemasan baru yang lebih modern, higienis, dan sesuai standar industri pangan, sambil tetap mempertahankan rasa asli yang menjadi kebanggaan ayah saya. Setelah melalui diskusi panjang dan berbagai percobaan desain, akhirnya ayah mulai menerima gagasan tersebut dan mendukung penuh perubahan yang kami lakukan.

Tahap selanjutnya adalah mengurus sertifikasi halal, sebuah proses yang pada awalnya sangat dikhawatirkan oleh ayah. Namun dengan mempelajari prosedur, mengumpulkan dokumen, dan melalui pendampingan yang tepat, kami berhasil menyelesaikannya. Momen menerima label halal adalah salah satu titik penting dalam perjalanan Etnodrink, karena bukan hanya membuktikan komitmen kualitas produk, tetapi juga memberikan rasa lega dan bangga bagi ayah saya. Kini, beliau justru menjadi orang yang paling bersemangat ketika berbicara tentang pentingnya legalitas dan kepercayaan konsumen. Alhamdulillah kini sudah bersertifikat halal, nomor sertifikat ID36210015750570923.

Dengan kemasan baru yang lebih profesional dan adanya label halal, penjualan Etnodrink mengalami peningkatan signifikan. Konsumen menjadi lebih percaya, lebih loyal, dan merasa mendapatkan produk tradisional yang telah disajikan secara modern. Produk-produk unggulan kami—jamu kunyit asam, beras kencur, wedang jahe, dan wedang asem—kini tidak hanya dinikmati oleh pelanggan sekitar, tetapi juga mulai merambah pasar yang lebih luas. Kemasan yang menarik dan identitas merek yang kuat membuat Etnodrink tampil sebagai jamu modern yang tetap menjaga warisan rasa tradisional.

Perjalanan ini menjadi pengalaman berharga bagi saya dan ayah, karena tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga memperkuat hubungan batin antara generasi. Ayah mengajarkan saya ketekunan dan keterampilan tradisional, sementara saya memperkenalkan inovasi dan pengelolaan modern. Etnodrink adalah hasil perjumpaan dua dunia—kearifan lokal dan kreativitas masa kini. Dengan tumbuhnya Etnodrink, kami berharap dapat terus menghadirkan minuman tradisional yang sehat, berkualitas, dan membanggakan sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.