Saya mengembangkan Program Standardisasi Administrasi RPP ADLX (Active Deep Learning Experience) sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh guru memiliki pedoman pembelajaran yang konsisten, terukur, dan selaras dengan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). Standardisasi ini saya kuatkan melalui integrasi sintaks pembelajaran khas sekolah, yaitu TERPADU—Telaah, Eksplorasi, Rumuskan, Presentasikan, Aplikasi, Duniawi, Ukhrawi—yang berfungsi mengarahkan guru untuk menghadirkan pembelajaran yang aktif, mendalam, sekaligus bernilai karakter Islami dan penguatan Keterampilan Sosial dan Emosional (KSE).
Program ini saya gagas karena pembelajaran modern tidak cukup hanya mentransfer pengetahuan; siswa harus dibentuk agar mampu berpikir kritis, mengelola emosi, bekerja sama, memiliki empati, serta memahami nilai moral dan spiritual dalam kehidupan. Sintaks TERPADU menjawab kebutuhan tersebut. Melalui Telaah dan Eksplorasi, siswa dilatih membangun rasa ingin tahu dan kolaborasi. Pada Rumuskan dan Presentasikan, mereka mengembangkan kemampuan berpikir logis, komunikasi, dan kepercayaan diri. Sedangkan Aplikasi, dUNIAWI, dan uKHRAWI mengajak siswa menghubungkan ilmu dengan realita sosial sekaligus nilai-nilai akhlak Islami, sehingga dimensi KSE terbentuk dengan natural dalam pembelajaran.
Proses standardisasi ini dilakukan melalui workshop pelatihan guru, pendampingan revisi RPP, serta monitoring implementasi di kelas. Saya memastikan bahwa setiap guru memahami secara mendalam filosofi ADLX, cara menyusun aktivitas yang mengaktifkan siswa, serta cara memasukkan penguatan KSE dalam setiap tahap pembelajaran. Pendampingan ini berlangsung secara sistematis sehingga guru tidak hanya memahami konsep, tetapi benar-benar mampu menerapkannya ke dalam RPP dan praktik mengajar.
Saat ini 100% guru telah menerapkan RPP ADLX berbasis sintaks TERPADU dalam pembelajaran. Pencapaian ini menunjukkan bahwa budaya pedagogik sekolah telah terbentuk—guru mengajar dengan pola yang sama, arah yang jelas, dan standar kualitas yang sejalan dengan kebutuhan perkembangan siswa. RPP ADLX tidak hanya memetakan tujuan pembelajaran, tetapi juga menjadi alat untuk membangun interaksi positif, suasana kelas yang kondusif, serta penguatan keterampilan sosial–emosional secara konsisten.
Implementasi program ini memberikan kontribusi besar dalam menjalankan Kurikum Satuan Pendidikan (KSP) yang menekankan keseimbangan antara akademik, karakter, dan nilai keislaman. Dengan penyusunan RPP yang terstandar, setiap pembelajaran secara otomatis membawa misi sekolah: mencetak siswa yang memahami ilmu secara kritis, memiliki karakter yang baik, serta mampu bersikap sosial dan emosional secara bijak sesuai nilai Islam. Melalui program ini, sekolah berhasil menyatukan kualitas akademik dan nilai-nilai karakter dalam satu desain pembelajaran yang utuh dan terarah.