Selama bersekolah di SMAN 24 Kabupaten Tangerang, saya aktif dalam organisasi Rohani Islam (Rohis) yang menjadi pusat kegiatan keagamaan di sekolah. Rohis ini juga tergabung dalam Forum Rohis Nusantara (Fornusa). Melalui organisasi ini, saya mengikuti berbagai aktivitas seperti halaqah, kajian rutin, pembinaan karakter islami, peringatan hari besar Islam, hingga kegiatan sosial seperti santunan dan bakti lingkungan. Aktif di Rohis memberikan banyak pengalaman dalam mengelola kegiatan, bekerja dalam tim, dan membangun budaya positif di lingkungan sekolah. Rohis bagi saya bukan sekadar organisasi, tetapi ruang pembinaan mental dan spiritual yang membentuk cara pandang dan sikap sehari-hari.

Gambar 1. (a) Foto ketika menjadi peserta LCC di UMT tahun 2014 (atas) dari Kiri: Budiman, Rais, dan Ilyasa Malik, (b) Foto ketika berbuka bersama tahun 2017 (bawah)
Salah satu pengalaman berkesan selama bergabung di Rohis adalah keikutsertaan saya dalam kompetisi Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam (LCC PAI) tingkat kabupaten yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) pada tahun 2014. Pada kompetisi tersebut, saya berhasil meraih Juara 2, sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi saya maupun sekolah. Dalam ajang tersebut, Juara 1 diraih oleh SMAN 2 Kota Tangerang, sedangkan Juara 3 jatuh kepada Pondok Pesantren Darul Muttaqin Tangerang. Kompetisi tersebut menjadi pengalaman berharga yang mengasah wawasan keislaman, ketenangan dalam menjawab pertanyaan, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.
Setelah meraih prestasi tersebut, saya dipercaya untuk menjadi pembina sekaligus pelatih bagi Tim LCC PAI SMAN 24 Kabupaten Tangerang. Tugas ini menjadi tanggung jawab baru yang menantang sekaligus membahagiakan. Saya membina adik-adik kelas dalam mempelajari materi PAI, melatih strategi menjawab cepat, serta membangun mental kompetitif yang sehat. Dalam proses ini, saya belajar menjadi mentor yang sabar, komunikatif, dan mampu membimbing orang lain mencapai target mereka.

Gambar 2. Sebagian anggota Tim nasyid Senandung Ibu SMAN 24 Kab Tangerang berfoto dengan salah satu juri lomba nasyid di UI tahun 2015 (Kang Teddy Snada)
Hasil pembinaan tersebut terlihat nyata pada tahun berikutnya. Tim LCC PAI yang saya bina berhasil meraih Juara 2 dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh SMAN 2 Kota Tangerang. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, latihan yang terarah, dan semangat kebersamaan dapat menghasilkan capaian yang membanggakan. Pengalaman di Rohis dan dunia LCC tidak hanya memperkaya perjalanan organisasi saya di SMA, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kepemimpinan, kepercayaan diri, dan komitmen untuk terus berkontribusi dalam kegiatan keagamaan maupun akademik. Alhamdulillah, di Organisasi ini saya diberikan ruang ekspresi yang baik oleh Pak Haji Ahmad Syatibi, selaku pembina Rohis saya. Saya di rohis juga sempat membentuk grup acapella Nasyid bernama Senandung Ibu, sempat mengikuti lomba di Universitas Indonesia pada tahun 2015. Namun, belum mampu pulang dengan gelar juara.